
TAKALAR, / linsrikandi24.com – Salam Dg Ngimba, seorang oknum wartawan, hampir menjadi korban pembunuhan di sungai tempat memancing Kecamatan Mappakasunggu, Kabupaten Takalar, pada Minggu (26/1/2025). Kejadian bermula saat ia sedang memancing bersama tiga rekannya. Tiba-tiba, seorang lelaki bernama Sau, warga Desa Soreang, mendekati mereka sambil membawa parang dan berteriak mengancam untuk menghentikan aktivitas mereka.
Menurut Salam Dg Ngimba, tindakan agresif Sau dimulai dengan teriakan “berhentiko memancing setang” sambil mendekat dan langsung menebaskan parang ke arah dirinya. Namun, beruntung teman dekatnya, Fajar, dengan sigap bertindak menghalau tebasan pertama yang diarahkan ke Salam menggunakan kursi plastik yang dibawanya dari rumah. Langkah Fajar berhasil menghindarkan korban dari serangan pertama.
“Setelah itu, Sau kembali melakukan tebasan kedua. Saya bersama tiga teman saya langsung mundur menjauh dari tempat kejadian. Pada tebasan yang ketiga, Sau jatuh karena terpeleset. Padahal, kami hanya sedang memancing di sungai, bukan di empang yang menjadi miliknya,” ujar Salam Dg Ngimba menjelaskan detik-detik berbahaya yang dihadapinya.
Meskipun terjatuh, Sau yang dalam keadaan mabuk kembali berusaha mengejar mereka. Kejadian tersebut menambah ketegangan,kepada diri Salam Dg Ngimba.
“Percobaan pembunuhan ini telah kami laporkan di Polsek Mappakasunggu untuk diproses sesuai hukum yang berlaku karena sampai sekarang saya masih trauma” ujar Salam Dg Ngimba Kembali Senin(27/1/2025)
