Diduga Salah Satu Oknum Istri Polisi Ditakalar Melakukan Tindakan Penganiayaan Kepada Salah Satu Warga Salaka/ Alluka

Takalar / linsrikandi24.com –  Diduga salah satu oknum istri polisi ditakalar melakukan Tindakan Penganiayaan kepada salah satu warga salaka/alluka dikabupaten takalar. (Kamis/24-04-2025)

Norma korban yang dianiaya oleh oknum perempuan yang diduga istri polisi ditakalar mengaku sangat menyesalkan perbuatan seorang wanita yang seharusnya mendidik, bukan malah melakukan tindakan pelanggaran hukum.

Saat dikonfirmasi norma mengatakan,” Kronologinya bgini pak, pada saat mauka turun dari mobilku, saya buka pintuku sedikit disebelah kiri. Terus tiba-tiba ada motor melintas dari arah belakang, jadi na kennaki kaca spion mobil. Pelaku langsung marah-marah, jadi di jelaskan sama suamiku kalau beliau juga salah karena salah jalurki. Di situmi makin memuncak kemarahannya, terus na bilangika (setng) jadi tidak ku terimai. Turunka dari mobil langsungka na tampar pipi kiriku, jadi histeriska juga ku bilang napakammaku ,tapi malah langsung na bilangika (anasnd*la) jadi ku bilangi balik tong,di situmi na tinju pipi kananku.” Ujar korban sambil menangis saat selesai divisum.

Pelaku penganiayaan sempat menunjuki juga salah satu warga yang ada dilokasi kejadian , dia seperti memperlihatkan kearoganannya karena mungkin merasa sebagai istri polisi ditakalar.

Sekretaris Ikatan Wartawan Online Takalar, Muslim Tarru mengatakan,” korban sudah melapor secara resmi, kita harap pihak APH di Polres Takalar bisa memproses kasus ini dengan adil tanpa melihat siapa pelaku penganiayaan karena dia sudah salah melanggar hukum dan seperti premanisme saja karena dimuka umum melakukan bentuk penganiayaan. Kita perlu ingat, Bapak Kapolri sangat benci dengan orang-orang yang bertindak sperti premanisme dan malah dari dulu menyuruh jajarannya memberantas premanisme” Ungkap Muslim Tarru yang juga adalah wakil ketua pemuda Pancasila Takalar.

Beberapa aktifis pemuda takalar akan memantau perkembangan kasus ini. Jadi para aktifis pemuda ini berharap APH tidak main-main dalam proses kasus penganiayaan yang melibatkan salah satu istri polisi ditakalar.(*)

Tinggalkan komentar