
Takalar / linsrikandi24.com — Bupati Takalar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H dengan khidmat di Masjid Agung Takalar, Senin (19/1/2026) Acara yang mengusung tema besar “Shalat Mengangkat Derajat dan Menyatukan Umat” ini dihadiri oleh ratusan jemaah yang memadati area masjid. Kehadiran jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) bersama unsur Forkopimda menambah nuansa kebersamaan dalam momentum spiritual tahunan tersebut.
Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM., dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan ini tidak boleh dipandang hanya sebagai seremoni rutin belaka. Menurutnya, Isra Mi’raj adalah momentum penting untuk melakukan refleksi mendalam atas nilai-nilai spiritual yang harus diintegrasikan dengan kondisi kehidupan saat ini. Ia mengajak seluruh jemaah untuk mengambil pelajaran dari perjalanan agung Rasulullah SAW sebagai kompas moral dalam menjalani aktivitas sehari hari
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya implementasi hikmah Isra Mi’raj di lingkungan kerja pemerintahan. Beliau berpesan agar nilai kedisiplinan dan pengabdian yang terkandung dalam ibadah shalat dapat ditransformasikan ke dalam kinerja birokrasi. Hal ini dianggap krusial demi menciptakan lingkungan kerja yang lebih profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat luas.
“Aktivitas sehari-hari di kantor harus didasari integritas dan ketulusan agar organisasi Pemerintah Kabupaten Takalar menjadi lebih baik, yang bermuara pada pelayanan publik yang maksimal,” ujar Daeng Manye di hadapan para ASN. Pernyataan ini menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperbaiki kualitas tata kelola pemerintahan melalui penguatan karakter religius pegawainya.
Suasana haru menyelimuti acara saat memasuki agenda perpisahan bagi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Takalar. Beliau diketahui akan segera berpindah tugas dan mengemban amanah baru sebagai Asisten Intelijen Kejati Nusa Tenggara Timur. Momen ini menjadi bentuk penghormatan terakhir secara resmi dari jajaran Pemkab Takalar atas dedikasi yang telah diberikan selama masa jabatan di daerah tersebut.
Dalam kesempatan itu, Daeng Manye menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas soliditas dan sinergi yang selama ini terjalin erat dalam unsur Forkopimda. Ia mengakui bahwa kolaborasi yang harmonis dengan pihak kejaksaan telah membantu kelancaran berbagai program pembangunan di Takalar. Bupati pun menutup sambutannya dengan doa tulus agar sang Kajari meraih kesuksesan di tempat tugas yang baru.
Puncak kegiatan ditutup dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustaz Baharuddin. Dalam ceramahnya, beliau mengulas secara mendalam hikmah di balik perjalanan luar biasa Rasulullah SAW, dengan menitikberatkan pada pentingnya memperkuat keimanan personal dan persatuan kolektif masyarakat.
Pesan-pesan tersebut diharapkan mampu menjadi perekat sosial bagi seluruh warga Kabupaten Takalar untuk hidup rukun dan berdampingan.
